Terapi Teh Botol :)
Helloooww… akhirnya sempet juga nulis lagi di sini… yang berarti gw dah balik ke Depok, w/ 24 hours internet access ;-) kemarin2 juga masih ada kerjaan translate jadi kalo di depan kompie kerjaannya buka webster (bukan friendster, hehe) mulu.
So far Pasha udah tiga kali ’sekolah’ , kayaknya dia makin familiar aja tuh sama sekolahannya (tempat terapinya, hehe). Masuk2 langsung ngeloyor ke perosotan (lumayan jadi favoritnya) trus naik dari ujung perosotan (bukan tangga). Tapi lama-lama suka minta keluar lagi kalo ruangannya udah rame :-p Biasalah, agak crowded room syndrom gitu, hihihi… kayak emaknya :-p
Pas terapi terakhir, dia dah lumayan bisa ditinggal agak lama bareng terapisnya. Biasanya kan nyariin bundanya melulu. Sekarang udah mau, tapi dengan syarat: ada pancingan teh botol :-)) Istilah kerennya di-prompt, huahehaha… Dia udah apal, di depan klinik terapinya mangkal ibu2 penjual teh botol. Biasanya kalau udah bosen/gak nyaman di dalam ruangan, dia langsung ke pintu… nah begitu ada yang buka pintu, langsung deh dia ngacir ke tukang teh botol, hihihi…
Terapinya ya sampai saat ini masih main aja… main pasir, perosotan, trampolin (masih takut). Mau naik trampolin diiming-imingi teh botol :-p Terus peernya di rumah disuruh main tepung (soalnya kan dia agak jiji-an tuh sama pasir), sama minum pake sedotan macem2 (sedotan aqua, sedotan bubble tea dll). Buat ngelatih otot oralnya kayanya.
Belakangan gw join milis anak berbakat (AB) asuhannya Dr Julia Maria von Tiel (JM). Milis ini membahas seputar anak berbakat (gifted) yang tumbuh kembangnya tidak harmonis (gifted disinkroni) (http://si-entong.blogspot.com/ dan http://gifted-disinkroni.blogspot.com/.)
Beliau punya anak laki-laki gifted yang keliru didiagnosa sebagai autis. Dan kasus seperti itu tampaknya kerap terjadi di Indonesia, mengingat anak-anak gifted ini punya ciri yang juga ada pada anak autis. Berdasar pengalaman itulah, makanya ibu JM tergerak untuk bikin milis ini, untuk sharing info seputar perkembangan anak gifted dan pernak-perniknya.
Jadi, apakah dengan join milis ini gw merasa Pasha adalah anak yang gifted, dan bukan autis? Wah, that’s a very difficult question, which lead to a very long answer that I’m now trying to find out
Tidak tertutup kemungkinan dia memiliki kemampuan itu (gifted), walaupun mungkin juga tidak *nah, bingung kan, hihi* Ya intinya gw terbuka aja sama kemungkinan-kemungkinan lain selama penjelasan atau argumennya logis. Dan berkat sharing di sini gw jadi tahu bahwa banyak parents yang punya masalah serupa dan bagaimana mereka men-treatnya. Bahwa masalah anak dengan gangguan perkembangan sebetulnya sangat kompleks sehingga tidak mudah mengkategorikannya berdasarkan klasifikasi tertentu seperti "Autis", "Nonverbal Learning Disorder", ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder), dll. Saat ini gw lagi berusaha untuk baca file-filenya satu demi satu *buanyakk banget soalnya* sambil nonton Gilmore Girls niy (dibeliin sama Donny 1-3 season komplit, cihuyyyy… dah kangen sama Lorelai, Rory & Stars Hollow-nya… trus dibeliin Desperate Housewives juga, syiik asyiiikkk)
Nonton dulu ahhh… mumpung Pasha lagi bobo
June 15th, 2006 at 9:57 am
yak tull, all work n no play makes jack a dull boy..
lam kenal buat Pasha dari Rafli n Rifqi
it’s important for us mothers, especially ones w/ special needed child to indulge every ones in a while, just to keep focused on the child’s need
^_^
June 16th, 2006 at 12:51 pm
Oh lucu juga terapi teh botolnya Rut. Eh lucu juga tuh milis gifted childnya, jangan2 Pasha justru anak berbakat yach.
Hihihi sempet senyum2 sendiri baca Pasha jijik-an sama pasir mirip sama anak temen gue yg papanya orang Perancis, sama cat, sama rumput (dulu sempet), juga paling jijik. Jadi kalo finger painting minta dilap melulu kikikkkk lucu yach anak2.
TFS ya Rut… mo baca2 milis itu juga ah!