Holidaying in A Paradise Island
July 16-18, 2005
Finally! Got my first job trip from this office to Bali! White-crystal sands, clear-blue ocean, here I come!
Luckily, I even brought my family (beloved husband and son) to come with me. Nyaris ketinggalan pesawat, kami bertiga tergopoh-gopoh ke counter checkout dan tergopoh-gopoh lagi ke ruang tunggu, karena ternyata tinggal kita doang yang belum naik pesawat :-p
By the way, this is the first time flying experience for Pasha. Tapi kelihatannya anak kecil satu itu biasa-biasa aja, mungkin dipikirnya kok mobil ini aneh, jendelanya keciil keciiilll banget tapi banyak, dan pemandangannya membosankan, cuma ada biru dan putih aja. Dan dia lebih sibuk mainin baki pesawat yang bisa dibuka-tutup, dan akhirnya seperti biasa… nenen :-p
Sampai disana, kita (selain gue sekeluarga, Maya, AE RS, juga ikut) dijemput sama mbak Fajar dari Volcom (karena Volcom-lah kita bisa menghabiskan weekend di sana, million thanks for them!). Liputannya sangat menyenangkan- Volcom Crustaceous Tour, lomba surfing plus panggung musik di tepi pantai! Whoa, who can resist that? Lebih menyenangkan lagi, hotel kita cuman selemparan batu dari pinggir pantai. Jadi, keluar dari hotel, jalan sedikit ke luar gang, voila… the beach! the white-crystal sands! the clear-blue ocean! with the summer sky as blue as a forget-me-not flowers! Mmmm…
Hotelnya juga asyik, dengan bangunan khas Bali, teras yang berpasir, kamar mandi terbuka dan balkon menghadap ke kolam renang. Pasha yang kegirangan berlari-larian keliling kamar… senang banget dia, gak banyak barang menghalangi gerak-geriknya. Maya di kamar sebelah, dan berhubung dia penakut, gue sama Pasha kalau malam hijrah ke kamarnya. Sementara si Ayah bobok sendirian… kaciannn dehhhh… :-p
Tapi yang namanya Pasha, tetep aja… mo di Bali kek, di Jakarta kek, di Depok kek.. maunya nonton Maisy-Dora-Teletubbies. Tapi dia cukup seneng kita ajak main pasir di pinggir pantai meski masih takut sama air laut. Luckily we brought his stroller, I don’t know what we’ll do without that precious thing. Senangnya, bisa jalan-jalan di sepanjang trotoar Kuta, menikmati hotel-toko-kafe yang berderet di tepi jalan. Berada di Bali seperti bukan di Indonesia, it’s like in a country that have various people with various races.
Hampir tiap hari kita makan McD, abis yang deket cuma itu :-p tapi gue sempet keluyuran sendirian menyusuri pantai Kuta, dan menemukan tukang jual nasi bungkus naik motor yang kebetulan mangkal, yang nasinya uenakkk banget, pedes banget, dan harganya cuma 2500 perak! Tau gitu beli banyakan deh -LoL
Selain liputan, gue dan Maya udah mengagendakan acara shopping, tentunya. Malam pertama kita di sana, Maya dah keluyuran sama orang Volcom dan anak2 MTV- yang juga satu hotel sama kita; they all were very nice, Widi, VJ Daniel and co- sayang gue gak bisa ikut, dah keburu ngantuk, hiks! Tapi besok malemnya gue sama ibu satu itu keliling2 dan ‘ngerampok’ toko Volcom- in which I found a cool brown jacket and a cute t-shirt- hopefully soon will be shipped to me!
Tiga hari dua malam kayaknya masih kurang buat liburan… see you white-crystal sands and clear-blue ocean and the summer ocean breeze and the cool sound of ocean waves and the nice hotel with the open bathroom and the balcony with the pool view and the McD on the seaside and the sidewalks with lots of shops, cafes and hotels… we’ll be back again in the next time